Olahraga dan Rokok

Jun 10th, 2010 | Posted by nico | Filed under Artikel

Olahraga, identik dengan sesuatu yang dinamakan sebagai kesehatan. Namun apa yang terjadi adalah kebalikannya, mulai dari bulu tangkis sampai sepakbola disponsori oleh perusahaan rokok. Peringatan pemerintah yang tertera di bungkus rokok seolah bukan lagi menjadi peringatan bagi perokok di Indonesia. Ironis memang bahwa rokok sekarang identik bukan lagi menjadi sesuatu yang menakutkan tetapi identik dengan kegiatan olahraga atau konser musik.

Read more…

Tags:

Indonesia dan World Cup

Jun 9th, 2010 | Posted by nico | Filed under Artikel

Kediri, 7 Juni 2010

Perhelatan Piala Dunia 2010 akan dimulai sebentar lagi, tim-tim yang akan berlaga pun mulai berdatangan di Afrika Selatan. Ke-32 tim siap untuk merebut gelar juara yang direngkuh oleh Italia pada tahun 2006 silam. Semua nya mempersiapkan diri, mempersiapkan strategi terbaik untuk berjuang.

Adalah sebuah negara berpenduduk lebih dari 200 juta jiwa dinamakan Indonesia. Pada waktu Piala Dunia pertama digelar, Indonesia mampu menahan imbang negara yang waktu itu adalah negara yang kuat dalam permainan sepak bola (kalau saya gak salah inget negaranya itu Rusia). Tapi setelah itu, prestasi timnas Indonesia cenderung memalukan. Besarnya biaya yang dikeluarkan untuk pengembangan pemain baru seolah masih belum cukup untuk menelurkan satu prestasi.

Jika kita berpendapat bahwa Indonesia tidak memiliki kemampuan yang cukup dalam bermain sepak bola itu salah besar. Timnas kita memiliki kemampuan yang cukup, kalau kita mau jujur kompetisi yang ada di Indonesia merupakan salah satu kompetisi yang tidak manusiawi di dunia. Para pemain dipaksa menjalankan beberapa laga dalam satu pekan di tambah aspek geografis yang kurang mendukung. Hari ini main di Jakarta, tiga hari kemudian mungkin saja main di Surabaya.

Keluhan itu memang ada, tapi kita lihat saja pemain kita cukup kuat untuk menjalani laga-laga tersebut. Berarti tidak ada yang salah dengan stamina pemain, menurut saya yang menjadi masalah adalah tekanan dari masyarakat yang tidak cukup bangga terhadap performa timnas. Maklum, timnas lebih banyak mengandalkan faktor emosional ketika bermain dibandingkan dengan strategi yang baik. Timnas yang sering bergantiĀ  ganti pelatih juga merupakan faktor pendukung kegagalan yang lain.

Hal tersebut secara langsung menunjukkan bagaimana kinerja PSSI selama ini. PSSI dihujat oleh banyak pecinta sepak bola Indonesia, seorang yang tidak mengenal sepak bola dan menjadi tersangka kasus korupsi bisa menjadi ketua umum PSSI. Sungguh ironis… Bisa dibayangkan bagaimana pengelolaan pemain yang dilakukan oleh PSSI selama ini.

Pembinaan atlit yang tepat pasti tercermin pada prestasi yang dicapai oleh atlit tersebut. Tidak mengandalkan emosi belaka pada waktu bertanding, memainkan strategi secara baik… Ya sudah lah kualifikasi Piala Dunia sudah lewat, sudah beberapa tahun PSSI pun tidak mau berubah… Mau gmana lagi?

14 May 2010

May 14th, 2010 | Posted by nico | Filed under My Journey

Kediri, 14 May 2010

Dua hari yang lalu – tepatnya tanggal 12 Mei 2010 -, saya terkejut banget mendengar berita tentang meninggalnya pendeta saya di Cirebon. Beliau meninggal dalam perjalanan ke pelayanan pemuda…

Tragisnya, beliau masih terbilang sangat muda sekaliĀ  -baru sekitar 41 tahun dan tidak memiliki riwayat sakit. Dugaan sementara karena kecapekan…

Siapa dapat menduga? umur seseorang tidak ada yang dapat menerkanya kata orang-orang (walaupun kita seringkali lupa)…

Waktu bicara dengan Ker, ketakutan terus menghantui saya… pertanyaan mendasar buat hidup saya adalah: kalau saya juga seperti beliau? saya masuk mana? Surga atau neraka? mengingat begitu banyaknya waktu saya terbuang tanpa Tuhan di samping saya…

Jam kehidupan diputar sekali
dan tak seorang pun tahu kapan kan berhenti
mungkin hari ini, mungkin esok, mungkin lusa
cepat atau lambat
tak seorang pun tahu.. bila waktuNya…

No one knows when this time is over…

Semua sudah saya miliki: keluarga yang keren, pacar yang cantik dan luar biasa, bekerja di perusahaan besar, dan sedikit keberuntungan… apa yang tidak saya miliki? mengapa hari-hari saya tetap kosong??

Jawabannya adalah karena saya sering melupakanNya yang tidak pernah melupakan saya – tidak ada lagi Tuhan dalam hidup saya.. dan saya menyadari bahwa saya bukan orang yang dekat dengan Tuhan… hampir tidak pernah lagi saya berdoa…

Sampai telepon Ker ditutup jam 2 pagi lebih (14 May 2010)… hati saya terus terusik dengan pertanyaan tersebut, ketakutan yang menghinggapi saya waktu itu… Buka alkitab yang tidak pernah lagi saya buka sejak setahun terakhir…tertulis sebuah kalimat yang menohok hati saya:

“Damai sejahtera bagi kamu” (Yohanes 20:19b)

God is love everyone… Kata di atas berarti shalom, biasanya digunakan sebagai salam bagi orang yang masuk ke rumah seseorang… God loves me…

Hari ini saya mau berkomitmen, saya mau bayar harga untuk selalu dekat dengan Tuhan lebih dari saya dekat dengan dunia ini… saya mau cintai Dia lebih dari cinta saya akan orang-orang yang ada di dunia ini…

God… I love you

Nico Kurnianto

Tags:

Sabrina~i love accoustics… cool!

May 7th, 2010 | Posted by nico | Filed under My Journey

Kediri, 7 Mei 2010

Hehehe…waktu liat cd nya Sabrina di Disc Tarra Surabaya Town Square tertarik banget ama albumnya.. Eye catching dan menarik… apalagi judulnya itu “i love accoustic” alhasil ngebuat saya penasaran… sesegera mungkin saya mencari link download *gak mampu beli album aslinya* lalu mendengarnya…

wew ini dia yang saya cari! album yang bener-bener akustik… hehe saya suka banget ama yang namanya musik dibawakan secara akustik alias tanpa distorsi.. kedengerannya murni dan bernyawa… ^^

Lagu-lagunya yang ada di album tersebut tidak asing lagi buat kita semua. Kayak lagunya jason mraz ‘im yours’, atau lagunya daniel powter ‘bad days’ semua dibawakan ulang secara akustik -dan sempurna oleh Sabrina..

mungkin nanti saya beli cdnya… dan akhirnya cdnya recommended banget dah! cool!

btw, Stop Bajakan!!!

Tags:

Decision

Apr 30th, 2010 | Posted by nico | Filed under Inspiration
This life is full of decision

This life is full of decision

Kediri, 30 April 2010

~terdengar suara musik campur sari dari kamar sebelah~

Entah beberapa waktu ini istilah decision atau keputusan sering terlintas dalam pikiran saya. Ya, saya percaya bahwa keputusan yang kita ambil dapat mempengaruhi apa yang dapat terjadi di kemudian hari. Keputusan seperti mengambil kuliah jurusan apa atau memilih pasangan hidup. Oleh karena itu,wajar jika keputusan dapat membuat kita menjadi bingung…

Namun, menurut saya agak tidak wajar jika kita mengambil keputusan dan menunggu segudang pertimbangan datang pada kita. Baiklah, mungkin kita berkata bahwa: “Ya, kita jangan asal-asalan harus ada pertimbangan dari berbagai aspek…”

Betul juga lho kata-kata itu, tapi bukan berarti itu menjadi pattern kita dalam mengambil keputusan.Ini contohnya yang saya alami akhir-akhir ini:

Ke my life journey, berstatus MT di salah satu perusahaan terbesar di Indoneisa bukanlah perkara mudah buat saya. Butuh sebuah pengorbanan dan keberanian dalam mengalahkan rasa takut yang ada. Pola pikir seorang entreneur menjadi pola pikir saya sekarang. Begitu melihat sesuatu ingin segera melapor ke atasan dan menerapkan sebuah improvement.

Termasuk ketika ingin menerapkan 5R, sebuah pertanyaan muncul: apakah saya dapat bekerja sendirian (karena saya MT tentu belum ada team)? tidak hanya membuat 5R tetapi menganalisis kebutuhan tenaga kerja juga. Sampai saat ini belum juga maju ke atasan untuk menyatakan kesediaan saya dalam membuat konsep 5R, bayangkan saja jika sampai gagal? atau jika ternyata banyak yang salah!?

Inilah kekurangan saya, terlalu banyak ambil pertimbangan…. dengar ocehan di sana sini… membuat saya semakin takut akan resiko kegagalannya – saya punya nyali lho!

Huf…. mungkin harus mengumpulkan keberanian untuk mengambil keputusan… cmon cmon!!! so?

*akhirnya beli buku blink di gramedia gak tau bagus apa gak wkwkwkwk*
Tags:

Gaji besar?

Apr 11th, 2010 | Posted by nico | Filed under Artikel

Oke di artikel sebelumnya mengenai tips mencari kerja, saya mengemukakan bahwa gaji besar belum tentu enak. Kenapa?

Kecenderungan manusia ketika mendapatkan uang berlebih adalah menggunakannya dengan semena-semena. Akhirnya, uang yang harusnya terkumpul malah habis untuk biaya gaya hidup.

Sama juga dengan seseorang supir taxi yang sempat saya tanyai, sebelum menjadi supir taxi ia bisa mendapatkan sampai 12 juta per bulan untuk pekerjaannya sebagai sales salah satu showroom mobil. Tapi kini ia tidak mendapatkan apa-apa, ia baru menyadari bahwa ia telah menyia-nyiakan uang yang begitu banyak hanya untuk hal yang berbau gaya hidup.

Ketika menjadi supir taxi, ia baru saja menyadari bahwa perlu untuk kita mengendalikan keuangan kita bahkan ketika gaji kita tampak begitu besar. Nah gaji yang besar bisa juga berdampak hal yang sama, Anda membuang begitu banyak waktu untuk mendapatkan gaji besar, lalu tiba-tiba ketika hari tua tiba Anda tidak memiliki apa-apa. Jadi? waspadalah terhadap gaji besar.

Tidak semua orang yang bergaji besar akan hidup enak di kemudian hari, kalau hidup enak saat ini mungkin saja masih bisa…

Tags:

Tips Mencari Kerja

Apr 10th, 2010 | Posted by nico | Filed under Berbagi

Hai pencari kerja!

Sebelumnya share dulu mengenai kehidupan karir saya mulai dari saya lulus kuliah sampai bekerja. Saya berkuliah di salah satu perguruan tinggi swasta di Surabaya. Begitu lulus kuliah saya sengaja mengasingkan diri selama sebulan untuk refreshing maupun mencari kerja. Awalnya blank mau ngelamar kerja di mana tapi untung aja ada beberapa situs online yang top abis dan pusat karir di kampus. Dalam melamar saya tidak memandang perusahaan apa yang akan saya lamar yang penting sesuai dengan bidang ilmu saya.

1. Jobsdb.com

2. Jobstreet.com

Pada situs ini silakan mendaftar secara gratis dan sediakan data seasli aslinya. Kemudian lamarlah sesuai dengan bidang ilmu Anda! Akhirnya saya mendapatkan kerja sebagai staff material control dan supervisor warehouse di salah satu perusahaan elektrik di Surabaya. Namun sayang, gaji yang besar ternyata harus dibayar mahal dengan perlakuan semena-mena dari pihak perusahaan. Hal tersebut menyebabkan saya resign dari pekerjaan saya tersebut dan kembali melamar ke banyak perusahaan.

Jangan pernah menyerah dalam mencari pekerjaan! berapapun banyak uang yang Anda keluarkan untuk melamar itu adalah sebuah investasi yang berguna untuk Anda di kemudian hari.

Akhirnya saya mendapatkan pekerjaan di salah satu perusahaan di Kediri dan berusaha mendapatkan status sebagai karyawan tetap di sini… doakan yah!

Menurut pengalaman saya, perusahaan akan mengutamakan mereka yang berdomisili di daerah perusahaan tersebut. Misalnya, perusahaan tersebut berlokasi di Jakarta, maka biasanya perusahaan akan mengutamakan untuk memanggil pelamar yang berasal dari Jakarta saja.Tapi tidak menutup kemungkinan bagi kalian yang berasal dari luar daerah untuk bergabung.

Ingat bahwa gaji bukan segalanya ketika kalian bekerja! Kebanyakan pencari kerja mementingkan gaji yang tinggi ketika mencari kerja… pernyataan tersebut adalah tidak tepat! Kenapa? *nanti akan dibahas pada postingan selanjutnya*

Jangan cari gaji yang besar! Jika Anda bukan orang yang kreatif, inovatif , ulet jangan harap Anda bisa bekerja dengan gaji yang besar. Gaji yang besar biasanya akan berbanding lurus dengan beban kerja Anda. Ingat bahwa gaji merupakan salah satu motivasi dari pihak perusahaan!

Setelah Anda dipanggil Interview, pakailah pakaian yang rapi dan office look. Cerna dengan baik pertanyaan dari para pewawancara.

Ada satu tips penting, jika Anda baru saja resign dari perusahaan lama tolong jangan sebutkan kelemahan perusahaan lama Anda sebagai alasan Anda keluar! perusahaan manapun tidak menyukai hal tersebut karena mungkin saja perusahaan tersebut memiliki kelemahan yang sama.

Jika Anda bingung ingin melamar di bagian apa, silakan kirimkan blind application ke perusahaan yang bersangkutan…. ^^ Apa itu blind application? adalah lamaran yang tidak menyertakan posisi apa yang ingin Anda masuki.

Nah demikian tips kecil dari saya biarlah itu menjadi sebuah saran yang membangun untuk Anda semua

Tags:
  • Twitter
  • Facebook